biaya hidup di apartemen

Berencana tinggal di apartemen? Berbeda jauh dari rumah biasa, tentu biaya yang akan Anda keluarkan pun berbeda pula. Tinggal di apartemen notabene lebih praktis, namun Anda tetap harus mengetahui detil pengeluaran setiap bulannya, agar tidak ada satu pun biaya hidup di apartemen yang terlewat dari budget Anda. Sebagai contoh, service charge. Service charge adalah biaya pengelolaan yang harus dibayar setiap setiap bulannya untuk menikmati fasilitas gedung apartemen Anda. Baik apartemen kelas menengah ataupun tinggi, rata-rata biaya yang harus dikeluarkan untuk serice charge berkisar antara 10-20 ribu rupiah per meter perseginya.

Rincian Biaya Hidup di Apartemen

Selain itu, seperti apa lagi biaya hidup di apartemen yang perlu Anda penuhi nantinya? Lewat artikel ini, Pacific Garden Style akan membahas biaya hidup di apartemen.

1. Biaya Rental

Beruntung bila dari awal Anda memutuskan untuk membeli daripada menyewa (rental). Saat memiliki apartemen yang dirental, setiap bulannya Anda harus membayar biaya rental yang tentu tidak sedikit. Artinya usahakan untuk membuat budget bulanan yang terpisah, khusus untuk pembayaran rental apartemen. Tujuannya agar uang tersebut tidak terganggu gugat, sehingga Anda bisa terus memenuhi biaya hidup di apartemen ini dengan tepat waktu.

2. Perawatan Apartemen

Praktisnya tinggal di apartemen, biaya perawatan ini bersifat all in one, mulai dari genset, lift, saluran air, dan lainnya. Tidak terpisah-pisah seperti jika Anda tinggal di perumahan reguler. Bahkan beberapa apartemen menerapkan sistem pembayaran maintenance yang diakumulasi hingga 6 bulan sekali saja. Kisaran biaya hidup di apartemen ini adalah 10-15% dari biaya service charge.

3. Parkir Kendaraan

Saat menjadi penghuni apartemen, tentu Anda juga diharuskan untuk membayar biaya parkir baik mobil ataupun motor di setiap bulannya. Berapa budget yang harus Anda keluarkan untuk biaya ini? Khusus mobil di apartemen menengah akan dikenakan biaya sekitar 100 – 200 ribu rupiah perbulan, sedangkan motor biasanya  25 – 100 ribu rupiah saja perbulan. Hal ini sangat berbeda jika Anda memiliki rumah sendiri karena tidak perlu dibebankan dengan biaya parkir. Namun untuk urusan keamanan setiap kendaraan yang Anda miliki, tentu akan lebih terjamin di apartemen.

4. Perpanjang Hak Guna Bangunan

Salah satu biaya hidup di apartemen yang sering terlupakan adalah biaya perpanjangan HGB (hak guna bangunan). Sebagian besar apartemen berstatus kepemilikan HGB yang memiliki masa kadaluarsa sehingga dibutuhkan biaya perpanjangan. Masa HGB yaitu sekitar 25-30 tahun sehingga wajar bila biaya ini sering luput dari penghuni apartemen. Pada umumnya biaya perpanjangan HGB dibayarkan 2 tahun sebelum masa HGB habis dan nilainya adalah 5% dari luas lahan dikalikan dengan NJOP (nilai jual objek pajak). Misalkan saat ini Anda memiliki apartemen dengan luas 36 meter persegi dengan NJOP sekitar 5 juta rupiah per meter persegi maka biaya perpanjangan hak guna bangunan yang harus dibayarkan adalah 9 juta rupiah.

Baca Juga: Budget Terbatas Tetap Bisa Renovasi Apartemen? Ini Caranya!

Dengan mengetahui biaya hidup di apartemen, tentu Anda akan lebih bisa mengira-ngira berapa uang yang harus dikeluarkan setiap bulannya dari sekarang. Yuk, mulai persiapkan segalanya setelah membaca artikel dari Pacific Garden Style ini.

Yuk, Hitung Biaya Hidup di Apartemen

Related posts:

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *