sistem kepemilikan apartemen

Tak bisa dipungkiri bangunan highrise semakin menjamur dan sudah menjadi gaya hidup perkotaan tinggal di dalam hunian vertikal. Namun, sistem kepemilikan apartemen sering kali  masih menjadi tanda tanya bagi banyak orang yang masih awam mengenai produk properti modern ini. Contohnya, “Apakah apartemen tak bisa dimiliki seumur hidup?” atau “Apa benar kalau membeli apartemen itu hanya mendapat hak pakai bukan hak milik?”

Sistem Kepemilikan Apartemen di Indonesia

Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, kenali terlebih dahulu 3 sistem kepemilikan apartemen lewat artikel Pacific Garden Style berikut ini:

1. Milik Pribadi

Saat Anda membeli apartemen, sistem kepemilikan unitnya terhitung milik pribadi. Dengan kata lain, hanya unit apartemennya saja yang 100 persen milik pribadi, sementara sisanya merupakan milik bersama yang kepemilikan diatur berdasarkan persentase yang tertera pada surat hak milik. Walau tergolong milik pribadi, namun unit apartemen tersebut tidak berarti dapat Anda miliki seumur hidup.

2. Milik Bersama

Sistem kepemilikan apartemen ini berarti semua penghuni apartemen bisa mendapatkan hak atas perihal yang bersifat “milik bersama”. Adapun  cakupan yang termasuk ke dalam milik bersama adalah lift, parkir, kolam renang, dan fasilitas bersama lainnya. Dengan begitu, perawatan fasilitas-fasilitas tersebut pun menjadi tanggung jawab bersama yang disalurkan melalui biaya perawatan per bulan.

3. Tanah Milik Bersama

Sementara itu, sistem kepemilikan apartemen atas tanah juga milik bersama. Status tanah umumnya adalah hak guna bangunan (HGB), hak pakai, dan hak pengelolaan lahan (HPL). HGB merupakan status yang paling banyak, yakni tanah milik developer yang dialihkan menjadi HGB untuk pembangunan rumah vertikal. Saat sudah habis masanya, HGB perlu diperpanjang oleh semua penghuni atau Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS), berdasarkan atas tenggat waktunya, yakni 30 tahun, 35 tahun, atau 20 tahun.

Selain mengenal sistem kepemilikan apartemen, satu hal lagi yang harus Anda teliti sebelum membeli apartemen adalah status kepemilikan tanah tempat apatemen itu berdiri. Sebagai tanda bukti hak milik atas rusun maka diterbitkan sertifikat hak milik rumah rusun (strata title) terdiri atas:

  • Salinan buku tanah
  • Surat ukur atas hak tanah bersama.
  • Gambar denah tingkat rumah susun yang bersangkutan, yang menunjukan satuan rusun yang dimiliki.

Pertanyaan lain yang mungkin sering terlintas di benak Anda mengenai sistem kepemilikan apartemen adalah “Bagaimana jika terjadi bencana alam yang menyebabkan apartemen roboh?” Jika kondisi tersebut menimpa Anda, maka status kepemilikan atas apartemen yang digunakan secara terpisah akan terhapus, namun pemilik apartemen berhak memperoleh bagian atas hak milik bersama terhadap bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama sesuai nilai pebandingan proporsionalnya dengan melihat kenyataan yang ada.

Baca Juga: Ayo Lirik Apartemen di Alam Sutera Tangerang, Indopasifik

Giliran Anda Miliki Apartemen Terbaik di Alam Sutera!

Setelah mempelajari sistem kepemilikan apartemen yang berlaku di Indonesia, tentu Anda akan lebih paham saat hendak membeli apartemen impian. Wujudkan impian Anda tersebut dengan memiliki apartemen tipe studio yang nyaman hanya bersama Pacific Garden Style Apartment! Terbaru di Alam Sutera, Tangerang, apartemen ini merupakan proyek terbaru dari Indopasifik dengan style yang sangat high end dan dijual seharga 400 jutaan untuk tipe studio.

Lokasi apartemen Pacific Garden Style ini sangat strategis, yakni di downtown Alam Sutera, dimana hanya:

  • Selangkah dari Mall @ Alam Sutera dan Binus University,
  • 3 menit dari Living World, IKEA dan The Flavor Bliss, Pasar Delapan, Omni Hospital dan Hotel Mercure,
  • 20 menit dari Puri Indah dan Kebon Jeruk,
  • 25 menit dari Bandara International Soekarno Hatta,
  • 30 menit dari Semanggi.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi langsung lokasi Pacific Garden Style di Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 19B Alam Sutera, Tangerang.

Beginilah Sistem Kepemilikan Apartemen di Indonesia

Related posts:

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *